Kamis, 07 September 2017

Budaya Menghilang Pergi


Kebudayaan koteka dan moge/foto Marchelino kudiai
Doc TK Uncen

Oleh: Paula mabalu. 

Malam habis seakan tiada arti
Bagai budaya bangsa yang mati
Kepulan asap rokok
Deru mesin motor
Mampu pecahkan anak telinga
Tak nampak raut kesesalan
Hanya tawa dan kata kasar
Aku ada.....
Terselip diantaranya
S’rasa jiwa ini t’lah mati
Oleh budaya Barat
Malam itu banyak yang dapat ku gali
Berbincang berbagai kepincangan
Yang mampu butakan jiwa nasionalismeku. 


Mataku mulai terbuka
Tampak gadis bertubuh indah
Meliuk-liukkan jemari mungilnya
Dengan lirikan mata dan lesung pipi yang menawan
Bergerak dengan luwesnya
Disisi lain...
Beberapa insan bekerja sama
Membangun desa
Tanpa letih dan lelah
Ketika kupalingkan wajah
Kujumpai permainan sederhana
Hanya dengan sebutir kelereng
Mampu berikan senyuman pada anak-anak
Perlahan kurangkai waktu
Terdengar nada lembut di telinga
Irama gong serta ketukan bonang


Saat itu..
Pecahlah dinding tangisku
Aku malu pada diriku
Semua t’lah hilang
Dalam jiwaku
Entah kemana perginya?
Congklak, kelereng, gobag sodor
Kini tak ada lagi
Hanya laptop, HP, racuni duniaku
Gotong royong, hilang
Dimana?!
Sirna luntur semua
Mengapa budaya tak lestari lagi?
Sedangkan belahan dunia lain mampu?
Mulai kini..
Kan ku ubah hidupku
Bersamamu sobat
Kita lestarikan budaya papua
Hingga bumi tak bermentari. 
Share:
Lokasi: Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Indonesia

Popular Posts

Mengenai Saya

Popular Posts