![]() |
| Saat peserta FKMTSI masuk dalam ruang. Doc TK Uncen (Marchelino kudiai) |
Tabloid Kasuari, Uncen--- Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKTMSI) Tahun 2017 di Wilayah XVI Papua dan Papua Barat Menggelar Temu Wicara Nasional (TWNAS) yang ke-XXVIII, (4/09/2017), Di Auditorium Universitas Censderawasih (Uncen), Jayapura, Papua.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bpk. Gubernur Papua, dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Papua yang membidangi Hukum dan Kesatuan Bangsa Bpk. Simeon Itlay.
Kegiatan TWNAS akan berlansung dari tanggal 4-10 September 2017 di Auditorium Universitas Cenderawasih dan Aula Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, dengan tema “Meningkatkan peran FKMTSI sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam membangun infrastruktur di Indonesia khususnya di wilayah Papua dan papua Barat”.
Disela-sela kegiatan itu, Ketua panitia penyelenggara FKTMSI Alpius Karsau mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengeluarkan ide-ide yang membantu dalam proses pembangunan dari Sabang sampai Merauke. Untuk itu, kami mengadakan kegiatan ini agar melalui diskusi atau seminar yang akan berlansung dapat mengemukakan gagasan-gagasan terkait pembangunan infrastruktur di tanah papua dan Papua barat.
“Kami mahasiswa teknik sipil meminta dukungan dari pemerintah untuk mendukung kegiatan ini dalam peranan mahasiswa agar proses pembangunan terlebih khusus di papua dan papua Barat dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan bersama” pintanya .
Untuk itu, lanjut karsau, kami juga mengharapkan agar kegiatan ini berjalan sesuai keinginan kita bersama dalam payung Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia. Harapnya.
Sementara itu, Koordinator Umum TWNAS Marsil Safkaur mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan mahasiswa teknik sipil se-Indonesia dan juga ajang untuk membagi informasi tentang dunia teknik sipil.
“Kami berharap setelah kegiatan forum komunikasi ini, meskipun tuan rumah berikutnya di daerah lain agar tetap berlansung menjadi kegiatan rutinitas tahunan dari himpunan sipil yang dibekap oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik”. harapnya.
Disamping itu juga, Koordinator wilayah Papua dan Papua Barat Samuel Ide mengatakan berdasarkan hasil kongres di Bandung, Papua menjadi tuan rumah karena kami ingin mengenalkan kerabat kami dari luar papua agar dapat mengetahui kekayaan alam Papua. Dimana Papua ini tidak bisa dipandang oleh sebelah mata, Papua itu surga kecil yang jatuh ke bumi, Maka kami termotivasi untuk melaksanakan kegiatan ini di papua.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan juga menjadi kegiatan rutinitas tahunan dari himpunan mahasiswa sipil “harapnya
Pewarta: Valisela Yeimo

