![]() |
| Foto bersama Dekan Fakultas Fisip Uncen, BEM dan DPMF Fisip, Beserta Ketua Ikatan Alumni Fisip Uncen. (Marchelino k, Doc TK Uncen) |
Tabloid Kasuari, Uncen--- Keluarga besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Merayakan natal bersama, pada (13/12/2017), Pukul 18:30 Wpb, di Aula Uncen, Jayapura, Papua.
Dalam perayaan Natal, dilandasi dengan thema "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu" (Kol: 13:15a), dengan Benih Firman yang ditaburkan oleh Pendeta Beni Yogi, S. Th, Ma.
"damai harus terjadi dalam diri kita lalu harus memberikan damai kepada orang lain agar tidak ada perbedaan dalam lingkungan FISIP". Hal ini dikatakan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Septinus Saa, S. Sos, M. Si
Saya juga, Lanjut Dekan Fisip, Sangat bangga untuk pimpinan mahasiswa karena dalam mengkordinir sehingga beberapa laga akhir akhir ini sempat mendapat juara di laga pertandingan "Uncen Cup" 2017. Tutur Dekan FISIP Uncen.
"dalam waktu dekat semua alamni beserta mahasiswa/i juga akan membuka ruang yang besar agar ikatan persatuan FISIP Uncen dapat berjalan baik" jelas Septinus.
Kemudian, Ketua Alumni Fisip Uncen, Kristin Mano dalam kesannya juga memberikan apresiasi yang sangat besar kepada panitia penyelenggara kerena melalui acara ibadah bisa mengumpulkan semua elemen yang berasal dari Fisip.
"saya sangat memberikan apresiasi buat panitia natal yang dilahirkan melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) fisip karena melalui ini saya bisa melihat keluarga FISIP ditempat ini." kata ibu mano.
Semoga, lanjut kristin, ibadah Natal kali ini bukan yang pertama dan terakhir, dan menjadi ibadah rutin disetiap hari Natal. Harap ketua Alumni.
Selain itu, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (DPM FISIP) Bekinus Yando dalam kesannya mengatakan, Natal ini pertama kali dilakukan difakultas Fisip, dikarenakan banyak mahasiswa langsung pulang sesudah ujian, dengan membawag benci kekampung halaman.
"Ibadah Natal kali ini merupakan perayaan pertama kali dengan beralasan karena kita habis ujian kadang membawah amarah, mungkin saat ujian antara mahasiswa dan dosen. Kata yando.
Sehingga, Lanjut dia, melalui natal kita membuka hati agar saling memaafkan dan pulang kekampung halaman dengan pikiran yang sehat. Pungkas Bekinus.
Pewarta: Marchelino Kudiai

