Senin, 15 Januari 2018

Bodok Bukan Tragedi

Cahaya lilin (foto:doc FP) 

Oleh: Faisal Panggi

Di antara keremunan kabut dan tetesan embun malam
Gelombang rindu menghampiri telaga hati yang mulai rapuh

Dalam diam terselip sejuta pertanyaan
Apa aku pantas mendapatkan gelar 
sarjana kedua kalinya ?

Secangkir kopi yang mulai habis tak kunjung memberi solusi

Aaaahh.... persetan dengan cita-cita dan pendidikan ini

Kenapa pula aku selalu memuja masa depan ?
Nyatanya aku hanya punya mimpi, dan larut dalam ilusi ekspektasi

Tetes keringat berjatuhan Membasahi wajah, menyesali kebodohan

Kebodohan ini adalah tragedi yang tak disengaja, 

Ah. Sudahlah.... 
Aku masih punya banyak waktu untuk bertahan hidup dari derita dunia 

Lembaran dan ayat Suci Tuhan adalah firman Penyejuk Hati Pemberi inspirasi. (Marchel K) 
Share:
Lokasi: Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Mengenai Saya

Popular Posts